Bengawan Solo Terpantau Siaga Hijau

Foto: Gatot Aribowo

Penanda ketinggian air di Bengawan Solo.

Rabu, 29 November 2017 18:57 WIB

CEPU (wartablora.com)—Ketinggian air di Bengawan Solo terpantau mengalami peningkatan. Kendati demikan ketinggian air di bengawan ini masih dinyatakan dalam keadaan siaga hijau.

"Tinggi muka air (TMA) di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora telah mencapai 32.07 m, dan dinyatakan dalam keadaan siaga hijau," kata Agung Tri, seorang relawan bencana kepada wartawan, Rabu, 29 November 2017.

Siaga hijau menyatakan ketinggian air masih relatif belum patut untuk diwaspadai. Ketinggian air yang patut untuk diwaspadai berada di level siaga merah. Di level merah, ketinggian air telah melewati batas tertinggi. Sementara di level siaga kuning, batas air berada di batas tertinggi.

“Kenaikan air terpantau 2-4 meter dari bibir sungai untuk Bengawan Solo wilayah Kabupaten Blora,” terangnya.

Menurut Agung Tri, meski daerah hulu di beberapa wilayah mengalami banjir bandang, namun tidak mengancam Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo yang ada di wilayan Kabupaten Blora.

“Untuk wilayah Blora saat ini berada pada posisi siaga hijau,” terang pria yang juga bertugas sebagai operator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora ini.

Untuk diketahui, di wilayah Kabupaten Blora terdapat tiga kecamatan yang dilalui sungai Bengawan Solo. Yakni: Kecamatan Cepu, Kecamatan Kedungtuban, dan Kecamatan Kradenan. (*)

Editor : Gatot Aribowo